Rabu, 15 Maret 2017

Beberapa hari yang lalu saya mengikuti Gerakan Nasional 1000 startup Digital Makassar (Igniton 1).

Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 11 maret 2017 kemarin di aula Prof. Mattulada, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Hasanuddin. 1000 inovasi, 1000 solusi, 1000 karya. Kegiatan ini di hadiri oleh banyak orang dari berbagai macam latar belakang.

Ignition 1 ini merupakan tahapan awal dari beberapa tahapan dalam rangkaian program #1000StartupDigital mulai dari ignition, workshop, hackathon, bootcamp, serta incubation.

Dalam artikel kali ini, saya akan mereview tentang 3 Hal Pokok jika ingin membangun suatu startup yang kemarin telah dipaparkan dalam kegiatan Ignition 1.

Adapun 3 Hal pokok tersebut yaitu:
1. Hustler

Startup tidak lepas dari bisnis, yang mana jika kita berbicara tentang bisnis maka berkaitan tentang, produk dan manfaatnya, strategi agar produk digunakan dan terus digunakan oleh costumer dan juga tentang untung rugi, salah satu nya keuntungan dalam bentuk materi. Nah, Hustler adalah orang yang bertugas dalam hal tersebut atau lebih tepatnya Hustler bekerja dibidang marketing untuk produk digital kita agar terus digunakan dan profitable.


2. Hipster

Produk digital yang baik adalah produk yang nyaman, mudah dan sangat user-friendly untuk digunakan. Tugas seorang Hipster yaitu bagaimana produk digital kita memiliki tampilan yang baik dan mudah digunakan bagi costumer. Hipster-lah yang mendesain UI (User Interface/Tampilan) agar mendapatkan UX (User Experience/Pengalaman Pengguna) yang baik dan juga nyaman saat produk digital kita digunakan.


3. Hacker

Produk digital ada banyak, mulai dari Website, Aplikasi Mobile (Android/iOS) dsb. Dan semua perangkat lunak tersebut dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman tertentu. Tugas Hacker dalam startup yaitu membuat Produk digital dengan bahasa pemrograman sesuai dengan apa yang mereka kuasai.

Inilah 3 Hal dasar yang harus dimiliki oleh mereka yang ingin berkecimpung dalam dunia Startup.


Dan sedikit tambahan, saat memulai startup kita haru mulai dari apa yang menjadi kendala atau masalah. Dan masalah ini juga berpeluang untuk dihadapi banyak orang. Sehingga kita dapat membuat penyelesaiannya yang bisa saja dalam bentuk digital (startup) yang kemudian berpeluang juga untuk digunakan dalam menyelesaikan masalah orang banyak. Namun jangan sampai Anda lupa, ketika menemukan solusi permasalahan, mulai untuk melakukan riset terlebih dahulu apakah solusi kita benar-benar dibutuhkan dan dapat menyelesaikan masalah tersebut. Jangan langsung buat produk digital saja.

http://gadget-ter.blogspot.co.id
Untuk 1, INDONESIA RAYA
#1dari1000
#i'mhustler
#1000startupdigital
1000 Startup Digital Indonesia